Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Memilih Lembaga Konsultasi dan Pelatihan Kerja

Memiliki skill atau keterampilan lebih pada dasarnya adalah hal yang sangat penting dan dibutuhkan untuk dapat bersaing di dunia kerja. Apalagi dengan tingkat persaingan yang cukup tinggi seperti di Indonesia sekarang ini, jika ingin menang tentunya Anda harus memiliki kualifikasi yang lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Sejalan dengan hal tersebut ada banyak lembaga pelatihan maupun lembaga konsultasi yang menawarkan program-program untuk menambah kualifikasi atau skill Anda lebih banyak dari sebelumnya.

Munculnya lembaga-lembaga semacam ini agaknya bisa menjadi sebuah pertimbangan bagi Anda yang memang tertarik untuk mengasah kemampuan atau skill baru, tanpa harus kuliah atau mengenyam pendidikan lagi. Bahkan dengan durasi pelatihan yang pendek dan biaya yang harus dikeluarkan juga jauh lebih terjangkau. Untuk itu maka ini bisa menjadi salah satu pilihan terbaik untuk Anda gunakan. Hanya saja memang pada dasarnya bukanlah sesuatu yang mudah apalagi untuk Anda yang cukup sibuk dengan pekerjaan lain, misalnya juga bekerja sebagai karyawan. Maka usahakan pilih waktu yang fleksibel.

Dalam memilih lembaga konsultasi dan pelatihan ini hendaknya juga harus menghindari beberapa kesalahan berikut sehingga tak akan menyesal, yaitu:

  1. Tidak mengecek silabus atau materi apa saja yang nantinya akan diberikan, karena hanya terpaku pada nama programnya saja. Ini adalah sebuah kesalahan karena pada dasarnya meskipun nama program sama dengan lembaga yang lain, namun materi yang diberikan berbeda-beda tiap lembaga. Ini penting untuk diperhatikan sehingga nantinya ilmu apa yang dibutuhkan juga akan didapatkan dengan mengikuti pelatihan tersebut.
  2. Tergiur dengan tawaran harga murah, sekedar tergiur dengan tawaran harga murah juga termasuk hal sering kali terjadi dan membuat banyak orang menyesal setelah mengikuti pelatihan tersebut. Karena memang ternyata sesuai dengan harga program yang murah, aka kualitas yang didapatkan juga murahan, tidak sesuai dengan ekspektasi. Jadi sebaiknya banding-bandingkan terlebih dahulu, jangan sekedar karena biaya program murah maka Anda langsung mengikuti kelasnya.
  3. Tidak mengecek mentor dan juga latar belakangnya, mentor ini adalah mereka yang menyampaikan materi atau ilmu pelatihan, jadi jika seandainya mentor yang digunakan sembarangan, artinya adalah mereka yang memang kompeten di bidangnya, percuma membayar biaya mahal untuk pelatihan tersebut, namun ternyata mentor tidak kompeten, bukan orang yang berpengalaman di bidangnya, tentu akan sangat merugikan bukan.
  4. Tidak mengecek review maupun rekomendasi orang lain terlebih dahulu, ini adalah hal yang tidak kalah penting karena bagaimanapun Anda harus mengetahui pendapat orang lain yang sudah pernah menggunakan pelatihan mereka, apakah memang memuaskan dan banyak direkomendasikan ataukah tidak.
  5. Tidak menjamin garansi, jaminan garansi juga penting diperhatikan, sehingga nantinya Anda juga tak akan menyesal setelah keluar biaya yang tidak sedikit untuk mengikuti pelatihan tersebut. Karena jika seandainya tak lulus pelatihan tetap ada garansi dan dapat mengikutinya sampai lulus untuk bisa mendapatkan sertifikat tersebut.

Itulah diantaranya beberapa kesalahan yang patut untuk dihindari ketika Anda memilih lembaga konsultasi dan pelatihan, sehingga nantinya juga tak akan kecewa. Di Indonesia program yang satu ini mulai marak di Indonesia bahkan pemerintah sendiri juga sangat mendukungnya untuk membantu tingkatkan skill masyarakat. Pastikan bahwa memilih lembaga yang terbaik dan sudah berpengalaman seperti diantaranya adalah Prasmul-ELI, ada banyak program yang mereka tawarkan yang bisa anda lihat di halaman https://prasmul-eli.co/.