BANDUNG– Polisi menggerebek sebuah warung kelontong di Jalan Ciroyom. Tak disangka, warung kecil yang berjualan cemilan anak-anak itu ternyata juga menjual obat-obatan keras yang secara aturan konsumsinya harus melalui resep dokter. Seperti dilansir detik.com

Penggerebekan yang dipimpin Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tejo dilakukan pada Jumat (6/10/2017) sore. Penjual obat tak berkutik saat didatangi polisi.

Polisi meminta penjual menunjukkan obat-obatan terlarang yang disembunyikan. Ditemukan puluhan butir obat keras. “Kita temukan 20 butir excimer dan 18 butir tramadol,” ucap Haryo di sela-sela penggerebekan.

Diketahui obat eximer sebenarnya termasuk dalam golongan obat anti-psikopatik. Penggunaan obat eximer lebih banyak digunakan untuk penderita gangguan mental.Sementara tramadol Tramadol merupakan obat dari golongan alagesik opiate. Obat ini bermanfaat untuk dapat mengatasi nyeri dengan tingkat yang sedang dan berat. Penggunaan kedua jenis obat ini harus berdasarkan resep dokter.

Haryo mengatakan penggerebekan tersebut berawal dari adanya informasi penjualan obat-obatan keras secara bebas. Tim Satresnarkoba Polrestabes Bandung kemudian melakukan penyelidikan dan menggerebek tempat tersebut.

“Jadi warung ini warung biasa, ada juga jual obatnya. Tetapi saat kami lakukan pengecekan ternyata ada juga obat-obatan keras,” tuturnya.

Selain menyita puluhan butir obat keras, polisi juga mengamankan dua orang penjual obat tersebut inisial BM (37) dan DM (21). Keduanya langsung dibawa ke Mako Satnarkoba Polrestabes Bandung untuk diperiksa.

Haryo menambahkan pemberantasan penjualan obat keras ini merupakan komitmen dari Polrestabes Bandung di bawah pimpinan Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo.

Sementara penjual obat BM mengaku tidak tahu menahu soal obat tersebut. Hanya saja, selama ini obat tersebut memang laku.

“Memang banyak yang beli. Sehari banyak yang bolak balik. Saya enggak tahu itu obat apa, tapi kalau nanya ke yang beli, katanya penghilang nyeri,” katanya.

Di Subang Ratusan Botol Minuman Keras di Amankan Polisi

Puluhan dus berisi minuman keras (miras) dari berbagai jenis berhasil diamankan aparat Kepolisian Resort Subang, dalam sebuah operasi cipta kondisi (Cipkon).

Operasi Cipkon sendiri dilaksanakan oleh jajaran Polsek Ciasem pada Jumat dini hari (6/10/2017) pukul 00.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Dadang Cahyadiawan.

“Operasi Cipkon dilakukan ke warung-warung atau lokasi-lokasi yang diduga mengedarkan atau menjual miras, di wilayah hukum Polsek Ciasem,”ujar Kapolres Subang,AKBP Muhamad Joni, melalui Kasubbag Humas AKP Udi Sahudi.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan puluhan dus berisi miras berbagai jenis, dari warung milik AR, warga Indramayu.

Antara lain, 20 dus berisi anggur besar, 5 dus berisi anggur kecil, 10 dus berisi arak besar, 2 dus berisi arak kecil, satu unit handrayer, dan satu plastik lebel cukai miras.

Redz/usep/ahya